Belakangan ini, publik lagi ribut tentang "tidak
sampainya kiriman pahala Al-Fatihah buat si mayit." Semua pada ribut saat
seorang figur menyatakan tidak sampainya bacaan Fatihah kepada si mayit. Padahal
dahulu si figur ini dielu-elukan!![1]
Ini merupakan salah satu fenomena asingnya Islam dan
sunnah yang pernah diajarkan oleh Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-.
Pertanyaan sederhana, "Pernahkah Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- atau
para sahabat mengirim Al-Fatihah buat seorang mayit?" Jawabnya, tentu
tidak pernah!!
Lalu mengapa kita getol memperjuangkan sesuatu yang
tidak ada dasarnya?! Asing, sungguh asing agama ini.
Di lain sisi, saat sunnah ditegakkan dan diamalkan,
maka banyak diantara kita yang menentangnya. Ambil contoh dalam masalah
pemeliharaan jenggot, tanpa dicukur, atau masalah jilbab beserta cadarnya.
Disini anda akan melihat keajaiban dan keanehan, orang Islam sendiri menyindir
dan mengolo-olok jenggot jenggot atau wanita cadaran.

