Tampilkan postingan dengan label Tsaqofah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tsaqofah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 November 2015

Melafazhkan Niat, Madzhab Syafi’iyyah?


Melafazhkan Niat, Madzhab Syafi’iyyah?
oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah –hafizhohulloh-
(Alumni Islamic University of Medinah, KSA)

Ada sebuah fenomena yang jarang mendapatkan sorotan oleh kebanyakan orang, karena ada beberapa sebab yang melatarbelakanginya, di antaranya adalah faktor taqlid, jahil terhadap agama, banyaknya orang yang melakukannya sehingga sudah menjadi sebuah adat yang mendarah-daging, sulit dihilangkan, kecuali jika Allah menghendakinya. Sehingga terkadang menjadi sebab perselisihan, perseteruan dan permusuhan di kalangan kaum muslimin sendiri. Di antara fenomena tersebut, tersebarnya kebiasaan “melafazhkan niat”  ketika  hendak melaksanakan ibadah, utamanya shalat.

w    Definisi Niat
Kalau kita membuka kitab-kitab kamus berbahasa arab, maka kita akan jumpai ulama bahasa akan memberikan definisi tertentu bagi niat.

Ibnu Manzhur -rahimahullah-  berkata, “Meniatkan sesuatu artinya memaksudkannya dan meyakininya. Sedang niat adalah arah yang dituju”. [Lihat dalam Lisan Al-Arab (15/347)]

Senin, 02 November 2015

Poligami, Anugerah yang Terzholimi

Poligami, Anugerah yang Terzholimi

Agama Islam yang dibawa oleh Rasulullah -Shallallahu 'alaihi wa sallam- telah disempurnakan oleh Allah -Subhanahu wa Ta'ala- sebagai rahmat bagi seluruh hamba-Nya,  sehingga agama ini tidak butuh tambahan, pengurangan dan otak-atik.
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا
“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni`mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu”. (QS. Al-Ma`idah: 3)

Di antara rahmat Allah -Ta’ala- kepada hamba hamba-Nya, disyari’atkannya “poligami” (seorang laki laki memiliki lebih dari satu istri) berdasarkan dalil-dalil yang akan datang.

Rabu, 28 Oktober 2015

Berjabat Tangan setelah Sholat

Hasil gambar untuk jabat tangan dalam islam
Berjabat Tangan setelah Sholat
oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah, Lc. -hafizhahullah-
(Alumni Islamic University of Medinah, KSA)

Mengucapkan salam dan berjabat tangan kepada sesama muslim saat berjumpa dan berpisah dengannya adalah perkara yang terpuji dan disukai dalam Islam. Dengan perbuatan ini, hati kaum Muslimin dapat saling bersatu dan berkasih sayang di antara mereka. Sunnah ini sudah lama diamalkan oleh para sahabat -radhiyallahu ‘anhum-.

Qotadah -rahimahullah- berkata, “Aku bertanya kepada Anas bin Malik -radhiyallahu ‘anhu-, “Apakah ada jabat tangan di kalangan sahabat Rasulullah -Shallallahu 'alaihi wa sallam-?” Anas berkata, “Ya, ada”.[HR. Al-Bukhoriy dalam Ash-Shohih (5908), Abu Ya’la dalam Al-Musnad (2871), Ibnu Hibban (492), dan Al-Baihaqiy dalam Al-Kubra (13346)]

Senin, 19 Oktober 2015

Mewaspadai Gerakan Halus Sekte Syi'ah dalam Menyesatkan Masyarakat Indonesia ke dalam Kubang Kekafiran dan Kemunafikan

Hasil gambar untuk bendera iran
Mewaspadai Gerakan Halus Sekte Syi'ah
dalam Menyesatkan Masyarakat Indonesia
ke dalam Kubang Kekafiran dan Kemunafikan

Tragedi Suriah menjadi cermin yang amat gamblang bagi kita dalam menggambarkan berbagai peristiwa berdarah dalam rangka membantai kaum sunni (ahlus sunnah wal jama'ah). Di dalamnya, kaum Syia'ah internasioanl mengambil andil dalam menyalakan api peperangan. Tak heran bila kaum Syi'ah di Iran pada hari ini mengirimkan bala tentaranya ke Suriah untuk membantu kaum Syi'ah pimpinan Basyar Asad –qootalahullahu qotla Aadin wa Tsamud-, seorang penjahat perang yang telah membantai ribuan ahlussunnah di Suriah.

Tragedi Suriah merupakan lampu merah bagi rakyat Indonesia bahwa kapan saja Syi'ah kuat, maka tunggulah pembantaian!! Karena sudah menjadi bagian dari agama mereka bahwa kaum sunni (ahlussunnah) adalah musuh yang harus diperangi dan ditindas, sebagaimana yang telah lama terjadi pada ahlussunnah yang dibantai dan ditindas di Iran, pusat ajaran sesat Syi'ah.

Di bawah ini, kami akan turunkan sebuah maklumat dan informasi agar kita waspada dengan gerakan Syi'ah di Indonesia, sehingga kita dapat membendungnya. Maklumat dan info ini kami petikkan dari :

Kul- tWit Dari Ust. DR.H. Haikal, Peneliti MIUMI PUSAT

Senin, 05 Oktober 2015

Mengenang Pahitnya Kejahatan PKI kepada Kaum Muslimin

Mengenang Pahitnya Kejahatan PKI kepada Kaum Muslimin
(Upaya Meluruskan Pembelokan Fakta dan Sejarah Komunis yang Kelam)
Dekade terakhir ini, sejak lengsernya Bapak Presiden Soeharto selaku pemimpin negara, maka sebagian pihak berusaha memanfaatkan momen ini untuk membelokkan fakta dan sejarah PKI (Partai Komunis Indonesia), sehingga seakan-akan PKI tidak pernah melakukan tindak kejahatan dan kebrutalan serta permusuhan kepada umat Islam. 

Di sisi lain , agar mereka (PKI) bersih dari tuduhan dan kenyataan pahit tersebut, pada hari-hari belakangan ini, para pencinta dan pembela PKI berusaha keras mencari kambing hitam yang harus siap disalahkan dan dihakimi. 

Siapa lagi yang dijadikan sebagai korban tuduhan alias kambing hitam, kalau bukan Pak Harto dan TNI (khususnya, AD). Sebagian media pemburu dolar, menggambarkan bahwa peristiwa PKI adalah manuver dan makar yang dilakukan oleh TNI. Subhanalloh, ini adalah kedustaan yang dihembuskan oleh kaum kafir PKI yang anti Islam!!

Namun satu hal yg disyukuri, saksi hidup sebagai pelaku sejarah masih hidup dan telah menggoreskan pena tentang kejahatan PKI waktu itu.

Salah satu goresan pena yang mengabadikan kejahatan PKI, artikel berikut, agar menjadi saksi sejarah akan busuknya makar kaum PKI kafir!!

Berikut kisah jahat mereka:

Senin, 28 September 2015

Teguran Keras buat Iran (yang Selama ini Suka Menyudutkan Arab Saudi), dengan Jatuhnya Sebuah Crane di Teheran

ايران2
Teguran Keras buat Iran (yang Selama ini Suka Menyudutkan Arab Saudi), 
dengan Jatuhnya Sebuah Crane di Teheran 

oleh : Ust. Abul Asybal, Lc. -hafizohulloh-
Sebuah situs Arab bernama "Radar Al-Ikhbari", tertanggal 27 September 2015 M, telah melansir sebuah peristiwa besar yang menelan korban harta dan nyawa di Teheran.
Peristiwa itu berupa jatuhnya sebuah crane besar berbobot 25 ton di Ibu Kota Iran, Teheran. Tampak sebuah crane besar membentang di jalan dan menimpa para pengendara yang sedang lewat di sebuah jalan di Kota Teheran, Iran. Pada peristiwa itu, telah jatuh korban nyawa dan luka-luka.
Ini merupakan sebuah musibah yang Allah turunkan untuk menegur kaum Syi'ah-Iran yang selama ini berusaha menjatuhkan citra Saudi di mata dunia.
Salah satu situs portal Arab "Al-Manatiq" menjadikan berita "Jatuhnya Crane di Teheran" sebagai berita utama, sehari pasca jatuhnya crane (alat derek) tersebut di Jalan Niyabish, Teheran, Iran.
Situs portal ini mengabarkan bahwa saat itu arus para pengendara sedang berjalan dari arah timur menuju barat. Menurutnya, crane (derek) itu jatuh disebabkan karena tidak adanya perhatian para operator crane dalam menjaga keselamatan alat itu.
Al-Manatiq menegaskan bahwa sekalipun peristiwa itu muncul dr kelalaian para kontraktor atau perusahaan pemilik crane itu tidak peduli dengan keselamatan warga dan alat yang mereka operasikan, namun rezim Iran sama sekali tidak berusaha meneliti peristiwa itu ataukah mengusut perusahaan yang terkait, sebab mereka sekarang ini berusaha menutupi peristiwa dan tidak menyebarkannya di berbagai media resmi. Malu deh kepada Saudi yang baru-baru ini dipermalukan oleh Iran. al-jaza' min jinsil amal (balasan tergantung laku seseorang)

3.000 Pekerja di Masjidil Haram Mampu Menyingkirkan Sampah 40 Ton dalam 5 Menit

الرئاسة تعلن عن موعد صلاة الخسوف
oleh : Ust. Abul Asybal, Lc.
Agar anda dapat merasakan jerih payah dan tugas berat yang diusung oleh negara Saudi dalam memperhatikan dan menjaga Masjidil Haram, maka ada baiknya kami turunkan sebuah artikel ringan dari situs resmi Masjidil Haram (http://www.gph.gov.sa/index.cfm?do=cms.conarticle&contentid=6554&categoryid=10 ).
Saudi dalam hal ini mempekerjakan ribuan pekerja, tanpa meminta bantuan kepada siapapun. Semua dalam tanggungan negara Saudi.

Dengan manajemen yang mantap dan solid, pelayanan jamaah haji dan umroh berjalan dengan lancar. Berikut gambaran manajemen Masjid Haram Bagian Kebersihan dr situs resmi Masjidil Haram:

Jumat, 25 September 2015

Tragedi Mina 2015 Sebuah Makar Busuk Kaum Syi'ah-Iran

Hasil gambar untuk Mina, saudi wiki

(Peristiwa Mina 2015 dari Penuturan Mantan Diplomat Syi'ah-Iran)

oleh : Ustadz Abul Asybal, Lc. -hafizohulloh-
Insiden Mina 2015 yang mengakibatkan jatuhnya lebih dari 700 jamaah haji mengundang keprihatinan banyak pihak. Banyak pihak yang bersedih sembari meminta pemerintah Arab Saudi untuk segera mengusut tuntas tragedi ini.

Namun, ketika banyak negara memberikan belasungkawa atas musibah ini, kecaman membabi-buta datang dari negara pengusung akidah syiah, Iran. Melalui pemimpin tertingginya, Ali Khamenei, Iran mengeluarkan pernyataan bernada sinis dan tendensius, menyerang pemerintah Saudi.

Akan tetapi sebuah laporan mengejutkan datang dari mantan diplomat Iran, beberapa hari sebelum insiden Mina terjadi. Laporan tersebut dimuat oleh situs berita kolalwatn.net pada 22 September 2015 atau bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1436 H dan dikutip gemaislam.com, Jumat (25/9).

Berikut laporannya:

Senin, 07 September 2015

SAUDI TIDAK PEDULI SURIAH?


Arab saudi kerap dituduh acuh tak acuh terhadap pengungsi Suriah yang lari dari kekejaman Syi'ah dan Isis.
Namun negara tauhid itu memang tidak banyak pamer. Banyak bekerja, sedikit bicara.
Bahkan setiap hari ada 400 anak-anak suriah yang diizinkan masuk sekolah Arab Saudi, karena sekolah mereka hancur di Suriah.
Banyak sekali camp-camp yang dibangun di sekitar Yordania untuk para pengungsi bahkan lengkap dengan AC, masjid, sarana bermain, listrik dan air semuanya.
Namun karena media milik Yahudi tidak pernah menyiarkan Amal ibadah ini...
Maka tidak apalah..
Karena beramal demi menggapai wajah allah itu lebih afdhol.
Daripada berbuat Riya' dan pamer sana-sini tapi hasilnya nol.


Lihat Buktinya disini : http://www.alriyadh.com/760503